Hal ini cukup mengganggu tidurku dalam sepekan ini. Mimpi yang terulang atau bahkan berlanjut bagai roll film tua hitam putih yang di tonton banyak orang dan seolah aku adalah pemeran utamanya.
Tuhanku malam ini aku ingin bercerita
Tentang kesedihan yang membuatku lupa akan kehidupanku,
Tentang kesedihan yang membuatku terpaku padanya terus,
Tentang kenyataan yang ikut andil bermain dalam mimpiku,
Tuhanku aku sedang jauh dari mereka tapi bahkan kesedihan mereka masih tergambar jelas di ingatanku,
Tuhanku aku takut mimpi-mimpi itu menjadi nyata seolah segalanya akan berubah dan semuanya menjadi kesedihan,
Tuhanku aku masih takut... takut kenapa ada pisau tajam dalam selimut yang bahkan mendekap kami dalam kedinginan, selimut yang melindungi kami dan membuat kami nyaman, tapi ada pisau yang setiap harinya di asah dan semakin tajam hari demi harinya.
Awalnya aku tidak tahu hal itu ketika aku masih dekat, tapi ketika aku jauh kenapa semuanya terungkap, bahkan lolongan anjing yang jauh itu justru terdengar lebih dekat di telingaku.
Tuhanku doaku masih tetap sama
Lindungi kami yang sedang berpisah jarak dan waktu,
Lindungi kami yang hanya merindu dalam doa,
Lindungi kami yang sewaktu-waktu bisa tertusuk oleh pisau itu.
Tuhanku malam ini aku ingin bercerita
Aku sedang menyusun hal untuk keluar dari selimut nyaman itu,
Aku juga sedang mencari hal yang dapat melindungi kami dari pisau itu,
Aku juga sedang mengumpulkan cara untuk menghentikan sandiwara itu.
Tuhanku malam ini aku bercerita terlalu banyak tapi hal itu yang ingin aku ceritakan malam ini,
Hal itu terlalu menggangguku akhir-akhir ini.
Tuhanku lagi-lagi doaku masih sama
Lindungi kami dimanapun kami berada
Lindungi kami yang terpisah oleh jarak menyakitkan ini
Lindungi kami hingga kami bertemu di waktu baik yang sedang kau persiapkan.
NMA_
15 Januari 2019
Tuhanku malam ini aku ingin bercerita
Tentang kesedihan yang membuatku lupa akan kehidupanku,
Tentang kesedihan yang membuatku terpaku padanya terus,
Tentang kenyataan yang ikut andil bermain dalam mimpiku,
Tuhanku aku sedang jauh dari mereka tapi bahkan kesedihan mereka masih tergambar jelas di ingatanku,
Tuhanku aku takut mimpi-mimpi itu menjadi nyata seolah segalanya akan berubah dan semuanya menjadi kesedihan,
Tuhanku aku masih takut... takut kenapa ada pisau tajam dalam selimut yang bahkan mendekap kami dalam kedinginan, selimut yang melindungi kami dan membuat kami nyaman, tapi ada pisau yang setiap harinya di asah dan semakin tajam hari demi harinya.
Awalnya aku tidak tahu hal itu ketika aku masih dekat, tapi ketika aku jauh kenapa semuanya terungkap, bahkan lolongan anjing yang jauh itu justru terdengar lebih dekat di telingaku.
Tuhanku doaku masih tetap sama
Lindungi kami yang sedang berpisah jarak dan waktu,
Lindungi kami yang hanya merindu dalam doa,
Lindungi kami yang sewaktu-waktu bisa tertusuk oleh pisau itu.
Tuhanku malam ini aku ingin bercerita
Aku sedang menyusun hal untuk keluar dari selimut nyaman itu,
Aku juga sedang mencari hal yang dapat melindungi kami dari pisau itu,
Aku juga sedang mengumpulkan cara untuk menghentikan sandiwara itu.
Tuhanku malam ini aku bercerita terlalu banyak tapi hal itu yang ingin aku ceritakan malam ini,
Hal itu terlalu menggangguku akhir-akhir ini.
Tuhanku lagi-lagi doaku masih sama
Lindungi kami dimanapun kami berada
Lindungi kami yang terpisah oleh jarak menyakitkan ini
Lindungi kami hingga kami bertemu di waktu baik yang sedang kau persiapkan.
NMA_
15 Januari 2019