2 September 2018
Sabtu, 1 September 2018 bertempat di
Gedung Phinisi Rektorat Universitas Negeri Makassar menjadi sejarah baru dalam
hidup saya, tepat pada hari itu saya mengikuti tes untuk bisa menjadi seorang
Beswan Djarum 2018. Perjalanan tidak semudah itu, untuk bisa sampai di kursi
Tes Tertulis saya dan teman-teman harus mengikuti tes administrasi dimana kami
harus mengumpulkan berkas-berkas yang menjadi persyaratan administrasi. Sedikit
cerita jujur saya baru mengirim berkas saya h-2 sebelum penutupan pendaftaran,
kenapa? Bukan karena saya malas atau bagaimana banyak kendala yang menimpa
saya, mulai dari server yang eror hingga saya harus 3x ganti laptop demi bisa
mendaftar Beswan Djarum. Saya bahkan hampir menangis karena takut tidak bisa
mendaftar. Laptop terakhir yang saya pakai adalah milik saya sendiri yang
sebelumnya memiliki kendala di server saat itu saya mengetik dari sore hingga
jam 3 subuh namun saya tertidur dan belum sempat mengirim berkasnya, saat jam 5
saya terbangun dan baru sadar bahwa saya belum mengirim berkas akhirnya saya
mencoba dan Alhamdulillah Allah memberikan yang terbaik untuk saya.
Saya menerima pengumuman bahwa saya
lulus administrasi dan bisa mengikuti Tes tertulis 5 hari sebelum waktu tes ditentukan.
Tes dimulai pukul 7.30 tapi entah mengapa mata saya membaca 8.30 akhirnya saya
memanfaatkan waktu setelah solat subuh untuk latihan menggambar orang, pohon,
dan wartegg test. Selang beberapa saat mamah saya menelfon dan mengingatkan
saya untuk solat duha dulu sebelum berangkat tes. Saya mengecek ulang waktu tes
dan benar saya salah lihat, tes dimulai pukul 7.30 dan saya baru menyadarinya
pukul 7.00 saya langsung bergegas mandi dan mengenakan pakaian (malam
sebelumnya saya sudah menyiapkan pakaian rapih saya) saya berangkat tanpa
sarapan, sepanjang jalan saya berdoa semoga ada keajaiban yang menyertai saya
padahal lokasi tes dan rumah saya harus di tempuh 30 menit dan saya terpakasa
memacu motor saya hingga memakan waktu 15 menit.
Saya tiba di tempat tes dengan
tergopoh-gopoh dan ternyata tes diundur hingga pukul 8.00 saya langsung
bersyukur atas keajaiban Allah untuk saya. Saya kemudian duduk di bangku paling
belakang dan dimeja saya sudah tersedia notebook, pulpen, dan id card officialy
by djarumbeasiswaplus free. Baru tes saja saya sudah difasilitasi atk.
Tepat pukul 8.00 Tes tertulis di
mulai di pandu oleh mba indri salah satu staf dan juga seorang psikolog di
djarum foundation. Saya sedikit terkejut dengan pengerjaan tesnya memang tidak
ada sistem minus tapi kita harus mengerjakan soal cepat, tepat, dan akurat.
Okay Alhamdulillah soal-soal tes tertulis bisa saya jawab walaupun ada beberapa
jawaban yang tidak saya isi selanjutnya adalah tes psikotes yaitu menggambar
pohon, orang, dan wartegg tes Alhamdulillah subuh sebelum berangkat saya
sempatkan diri belajar practice make perfect.
Tes
selesai pukul 11.00 kami masih harus menunggu pengumuman yang lolos ke tahap
selanjutnya, karena dari kota Makassar hanya ada 2 kampus dan tidak sampai 100
peserta maka setelah tes tertulis langsung tes interview. Sekitar 30 menit kami
menunggu pengumumannya saya tidak berusaha membanggakan diri bahwa saya akan
lolos tapi saya serahkan semua kepada Allah karena saya tahu rencannya begitu
indah untuk ummatnya.
Tepat
pukul 12.00 kami di panggil kembali untuk memasuki ruangan seraya menantikan
siapa saja yang akan lolos ke tahap wawancara. Pegumuman dilakukan secara
terbuka menggunakan proyektor sehingga seluruh ruangan bisa melihat hasilnya
sepanjang saya menunggu saya terus membaca sholawat didalam hati untuk
menenangkan perasaan saya yang tidak karuan dan benar adanya rencana Allah
begitu indah saya lolos ketahap interview bersama dengan beberap teman saya
dari fakultas lain. Saya tidak henti mengucap syukur kepada Allah, setelahya
adalah ishoma saya segera menghabiskan makan siang saya yang telah disediakan
oleh panitia dan bergegas untuk melaksanakan solat dzuhur dalam doa saya hanya
kebaikan yang saya inginkan dan tidak ingin mengukir kesedihan bagi orang tua
saya.
Pukul
15.00 adalah giliran saya untuk di interview. Pak yudha yang menginterview saya
banyak hal yang saya ceritakan mulai dari keluarga, organisasi, volunteer,
kegiatan keseharian saya hingga beberapa isu yang ada di Indonesia dan lagi
saya mengucap syukur karena telah dimudahkan dalam menjawab setiap pertanyaan
yang ada. Saya di beri waktu untuk bertanya dan saya menanyakan seputar
kegiatan beswan djarum yaitu International Exposure suatu kegiatan yang sangat
membuat saya penasaran.
Selepas
tes interview saya bergegas pulang kerumah. Jujur sepulang saya dari tempat tes
saya memiliki banyak masalah mulai dari insomnia, kurang nafsu makan, namun
saya berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah dan juga memohon doa restu
dari orang tua saya.
Pengumuman
di umumkan tepat Tanggal 12 september 2018…..
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar anda, agar saya dapat memperbaiki kesalahan saya.
karena setiap manusia tidak luput dari kesalahan. ;)